edubun
Bahasa Indonesia

Membaca melodi pendek

Delapan not pertama "Frère Jacques" hanya memakai tiga nada, C, D, dan E, dan kamu dapat membacanya dari bentuknya sebelum menyebutkan satu not pun.

Baca bentuknya, lalu namanya

Menyebut setiap not satu per satu adalah cara semua orang memulai, tetapi bukan cara pembaca yang lancar membaca. Mereka memperhatikan bentuk garis melodi lebih dahulu: apakah naik atau turun, bergerak selangkah atau melompat? Not pada garis atau spasi berikutnya adalah sebuah langkah, huruf berikutnya. Not yang melompat dari satu garis ke garis berikutnya, atau dari satu spasi ke spasi berikutnya, adalah lompatan kecil sejauh terts. Apa pun yang lebih besar adalah lompatan besar. Bila kamu tahu not pertama dan ukuran setiap gerakan, kamu tahu seluruh melodi.

Cobalah dengan lagu kanon tradisional "Frère Jacques". Birama pertama dimulai pada C, naik selangkah ke D dan E, lalu turun kembali ke C. Birama kedua mengulanginya. Birama ketiga dimulai pada E dan naik selangkah melalui F ke G. Bahkan sebelum menamai apa pun, gambarnya menunjukkan zigzag kecil, berulang, lalu pendakian. Musisi menyebut naik-turun ini kontur melodi.

𝄞CDECCDECEFG
"Frère Jacques", tiga birama pertama (tradisional).

Pakai garis birama

Garis birama membagi musik menjadi kelompok ketukan kecil yang disebut birama. Garis ini membantumu dengan dua cara. Pertama, garis memecah melodi menjadi potongan yang dapat ditangkap mata sekaligus, biasanya tiga sampai delapan not. Kedua, garis menghapus tanda kromatik, seperti yang kamu lihat pada unit tentang kres, mol, dan pugar. Ketika membaca lagu baru, lihat setiap birama sebagai satu kesatuan dan tanyakan apa yang dilakukannya: pola langkah, not berulang, lompatan ke not tinggi. Birama berulang itu umum, dan mengenalinya menghemat separuh pekerjaan.

Melodi kedua

"Mary Had a Little Lamb" dimulai pada E, turun selangkah ke D dan C, naik lagi ke D dan E, lalu memainkan E dua kali lagi, sehingga E berbunyi tiga kali berturut-turut. Pada paranada itu tampak seperti lembah kecil diikuti tiga not berderet lurus. Not yang berulang berada pada garis atau spasi yang sama, jadi kamu membacanya sekali dan terus memainkannya. Frasa kedua mengulang D tiga kali, lalu melompat dari E naik ke G, satu-satunya lompatan di bagian pembuka. Bacalah sampai habis pada paranada di bawah sebelum memainkannya.

Berikut rutinitas yang berlaku untuk melodi pendek apa pun. Pertama, tunjuk setiap not dan ucapkan hanya naik, turun, atau sama. Kedua, senandungkan lagu dengan suku kata netral seperti la sambil menunjuk. Ketiga, sebut not pertama, temukan pada papan tuts, dan mainkan. Dengan membagi pekerjaan seperti ini, matamu mengurus bentuk sementara tanganmu mengurus tuts. Bila not pertama bukan patokan, sebut patokan terdekat dan hitung dari sana.

Papan tuts menandai tuts berikutnya yang harus ditekan. Cobalah menutup baris huruf dengan tanganmu dan membaca dari paranada di atas.
  1. Sebuah not bergerak dari garis ke spasi tepat di atasnya. Ini adalah…
    • Langkah (sekon ke-2)
    • Lompatan kecil (terts ke-3)
    • Lompatan besar (kuint ke-5)
    • Not berulang
  2. Sebuah not bergerak dari garis ke garis berikutnya di atasnya. Ini adalah…
    • Lompatan terts ke-3
    • Langkah sekon ke-2
    • Oktaf
    • Prima
  3. Apa kontur not-not ini?
    • Langkah ke atas
    • Langkah ke bawah
    • Lompatan ke atas
    • Semuanya not yang sama
  4. Sebutkan not terakhir.
    • G
    • F
    • A
    • E
  5. Dalam "Mary Had a Little Lamb", not mana yang diulang tiga kali dalam kelompok birama pertama?
    • E
    • C
    • G
    • A
  6. Not-not apakah ini?
    • G A B G
    • E F G E
    • F G A F
    • A B C A
  7. Apa fungsi garis birama?
    • Membagi musik menjadi birama dan membatalkan tanda kromatik
    • Membuat not lebih keras
    • Hanya menunjukkan akhir lagu
    • Mengubah kunci
  8. Ada berapa nada berbeda pada dua birama pertama "Frère Jacques" (C D E C C D E C)?
  9. Dari E, lompatan terts ke atas mendarat di…
    • G
    • F
    • A
    • D
  10. Apa hal pertama yang diperhatikan pembaca lancar pada melodi baru?
    • Bentuknya: naik, turun, langkah, atau lompatan
    • Nama setiap not
    • Judulnya
    • Nomor halaman
Poin penting
  • Baca kontur lebih dahulu: naik atau turun, langkah atau lompatan.
  • Garis ke spasi berikutnya = langkah; garis ke garis berikutnya = lompatan terts.
  • Pakai birama sebagai potongan dan cari birama yang berulang.
  • Frère Jacques dan Mary Had a Little Lamb hanya memakai langkah dan lompatan kecil.
Sumber kursus ini (13)
  • Open Music Theory (Viva Pressbooks)
  • chapters "Notation of Notes, Clefs, and Ledger Lines" (viva.pressbooks.pub/openmusictheory/chapter/notation-of-notes-clefs-and-ledger-lines/)
  • "Reading Clefs" (viva.pressbooks.pub/openmusictheory/chapter/clefs/)
  • "The Keyboard and the Grand Staff" (viva.pressbooks.pub/openmusictheory/chapter/the-keyboard-and-grand-staff/)
  • "Half and Whole Steps" (viva.pressbooks.pub/openmusictheory/chapter/half-and-whole-steps/)
  • Wikipedia "Clef" (en.wikipedia.org/wiki/Clef)
  • "Ledger line" (en.wikipedia.org/wiki/Ledger_line)
  • "Accidental (music)" (en.wikipedia.org/wiki/Accidental_(music))
  • "Musical note" pitch names and German H (en.wikipedia.org/wiki/Musical_note)
  • "Guido of Arezzo" and "Ut queant laxis" (en.wikipedia.org/wiki/Guido_of_Arezzo)
  • 나무위키 「음이름」 가나다식 음이름 다라마바사가나 (namu.wiki/w/음이름)
  • Melodies used are public domain (Ode to Joy, Beethoven 1824; Frere Jacques and Mary Had a Little Lamb, traditional)
  • Middle C = C4 about 261.63 Hz from f = 440 x 2^((m - 69) / 12).

Diperiksa: 2026-10-17