Tiga Kerajaan Korea
Goguryeo, Baekje, Silla, dan negara-negara Gaya dalam delapan unit: bagaimana masing-masing bermula, bagaimana agama Buddha masuk, apa isi Prasasti Gwanggaeto, perang melawan Sui dan Tang, kemenangan Silla atas Tang pada 676, dan berdirinya Balhae. Setiap unit memiliki garis waktu, kartu hafalan, peta atau diagram sederhana, dan soal latihan. Tanggal mengikuti Institut Nasional Sejarah Korea; tanggal pendirian sebelum sekitar 300 M berasal dari Samguk sagi dan Samguk yusa dan masih diperdebatkan.
Tentang kursus ini
Samguk sagi menceritakan Jumong, yang namanya dikaitkan dengan kemahiran memanah, lahir dari telur yang dikeluarkan Yuhwa, putri dewa sungai Habaek. Para pangeran Buyeo yang iri mengusirnya ke selatan. Pada 37 SM, ia mendirikan ibu kota di dekat Sungai Jolbon dan dikenang sebagai Raja Dongmyeong. Silla dan Gaya juga memiliki kisah kelahiran dari telur: Hyeokgeose diangkat oleh enam desa pada 57 SM, sedangkan Suro adalah salah satu dari enam anak laki-laki yang muncul dari telur emas pada 42 M. Tanggal sebelum sekitar 300 M berasal dari Samguk sagi dan Samguk yusa dan masih diperdebatkan. Dalam kursus ini, kamu bisa melihat sumber masing-masing tanggal.
Dalam delapan unit, kamu mengenal setiap negara secara bergiliran. Goguryeo dua kali memindahkan ibu kota, pertama ke Gungnae-seong, lalu ke Pyongyang pada 427. Baekje memilih Ungjin, kini Gongju, sekitar sebulan setelah Hanseong jatuh pada 475. Penguasa Silla awalnya tidak memakai gelar raja. Ada empat gelar lain yang dipakai sebelum Jijeung mengadopsinya. Gaya tidak pernah menjadi satu kerajaan: pada 2023 UNESCO mencatat tujuh kawasan pemakaman terpisah. Unit berikutnya membahas kedatangan agama Buddha, yang diterima Goguryeo pada 372, Baekje pada 384, dan Silla pada 527, lalu Prasasti Gwanggaeto setinggi 6.39 meter dengan sekitar 1775 karakter. Pada 612, Kaisar Yang dari Sui memimpin 1 133 800 tentara melawan Goguryeo; dari 305 000 pasukan pilihan, hanya 2700 yang kembali. Dalam unit terakhir kamu mempelajari perang Silla melawan Tang, yang berakhir di Gibeolpo pada 676, serta berdirinya Balhae.
Prasasti Gwanggaeto terlupakan setelah Goguryeo runtuh pada 668 dan baru dikenali kembali sekitar 1880.
Sebelum mulai
Goguryeo dan Samhan pertama kali muncul di akhir Prasejarah dan Gojoseon, jadi kursus itu menyiapkan latarnya. Tanggal ditulis dalam SM dan M, dan beberapa soal meminta kamu mengurangkan satu tahun dari tahun lain, jadi terbiasa menghitung melintasi pergantian era akan membantu.
Setelah selesai
Kamu akan bisa menelusuri perpindahan ibu kota Goguryeo dan Baekje, menjelaskan bagaimana Silla tumbuh dari enam desa dan mengapa Gaya tetap berupa persekutuan, dan menyebutkan tahun Buddhisme tiba di tiap kerajaan. Kamu bisa mengatakan apa yang dicatat Prasasti Gwanggaeto, menggambarkan perang melawan Sui dan Tang, dan menjelaskan bagaimana perang Silla dengan Tang berakhir pada 676 ketika Balhae bangkit.
- 1Goguryeo, kerajaan di utaraGoguryeo tiga kali memindahkan ibu kotanya: dari Jolbon ke Gungnae-seong di tepi Sungai Amnok, pada 427 ke Pyongyang, dan pada 586 ke Jangan-seong di dalam Pyongyang.
- 2Baekje, kerajaan tiga ibu kotaKetika Hanseong jatuh pada 475, Baekje memilih ibu kota baru di Ungjin, Gongju sekarang, dalam waktu sekitar satu bulan.
- 3Silla, dari enam desa menjadi kerajaanPenguasa Silla awalnya tidak memakai gelar "raja"; empat gelar lain dipakai lebih dulu sebelum Jijeung, penguasa ke-22, mengambil gelar itu.
- 4Gaya, federasi di pantai selatanGaya tidak pernah menjadi satu kerajaan: pada 2023 UNESCO mendaftarkan tujuh kompleks makam yang terpisah, masing-masing milik negara Gaya yang berbeda.
- 5Bagaimana agama Buddha datang ke Tiga KerajaanGoguryeo menerima agama Buddha pada 372 dan Baekje pada 384, tetapi Silla baru menerimanya pada 527, lebih dari 150 tahun setelah Goguryeo.
- 6Prasasti GwanggaetoBatu ini tingginya 6.39 meter dan memuat sekitar 1775 aksara di keempat sisinya; sekitar 150 di antaranya tidak bisa dibaca lagi.
- 7Goguryeo melawan Sui dan TangPada 612 Kaisar Yang dari Sui memimpin 1 133 800 tentara melawan Goguryeo; dari 305 000 prajurit pilihan yang dikirim ke arah Pyongyang, hanya 2700 yang berhasil kembali.
- 8Perang Silla melawan Tang (676) dan bangkitnya BalhaePerang tujuh tahun antara Silla dan Tang berakhir di Gibeolpo pada 676, delapan tahun setelah Goguryeo runtuh.
Sumber kursus ini (9)
- 국사편찬위원회 우리역사넷 (contents.history.go.kr): 한국사 연대기 고대 (고구려 건국, 고구려의 천도, 율령 반포, 광개토대왕릉비, 고구려·수 전쟁, 살수대첩, 고구려·당 전쟁, 고구려 부흥운동, 관산성전투, 백제 건국, 신라 건국, 박혁거세, 김수로왕, 포상팔국의 난, 대가야 멸망, 거칠부, 발해 건국, 발해의 천도, 발해 멸망)
- 신편 한국사 6권 (웅진천도와 정정의 불안, 웅진시대)
- 교과서 속 우리역사 (삼국의 불교 수용, 백제와 일본의 교류, 발해의 발전)
- 한국민족문화대백과사전 (encykorea.aks.ac.kr): 이차돈, 법흥왕, 나당전쟁, 황산벌전투, 수로왕
- 국립중앙박물관 (museum.go.kr): 사유의 방, 금동 반가사유상 (덕수3312)
- 유네스코한국위원회 (unesco.or.kr): 가야고분군 세계유산 등재 (2023)
- Founding dates before about 300 CE follow the Samguk sagi and Samguk yusa as reported by these sources
- historians debate them. Map coastlines: Natural Earth 1:110m (public domain)
- circles mark core areas only, not borders.
Diperiksa: 2026-10-17