Jenis-jenis galaksi
Sekitar dua pertiga galaksi spiral memiliki batang bintang yang melintasi pusatnya, termasuk Bima Sakti dan Andromeda.
Seret untuk memutar. Gulir atau rapatkan dan renggangkan dua jari untuk mengatur zoom.
Mengelompokkan berdasarkan bentuk
Ukuran galaksi sangat beragam. Menurut NASA, galaksi terbesar berisi triliunan bintang dan lebarnya bisa melebihi satu juta tahun cahaya, sedangkan yang terkecil berisi beberapa ribu bintang dan membentang beberapa ratus tahun cahaya. Untuk mengelompokkannya, Edwin Hubble menggolongkan galaksi berdasarkan penampilannya dalam foto. Skemanya sering digambar seperti garpu tala: galaksi elips pada gagang, galaksi lentikular pada percabangan, lalu dua cabang galaksi spiral, satu berbatang dan satu tanpa batang. ESA menyatakan bahwa diagram ini kini dianggap terlalu sederhana, tetapi gagasan dasarnya tetap berlaku.
Galaksi spiral
Galaksi spiral memiliki cakram pipih yang berputar, dengan lengan melengkung dari tonjolan pusat. Di lengan inilah gas tertekan dan bintang baru terbentuk; bintang muda terpanas berwarna biru dan berumur pendek, sehingga menerangi lengan tersebut. Tonjolan pusat terutama berisi bintang yang lebih tua dan lebih kuning. NASA menyebutkan bahwa sekitar dua pertiga galaksi spiral memiliki batang, dan keberadaan batang mungkin menandakan bahwa sebuah galaksi telah matang sepenuhnya. Bima Sakti dan Andromeda sama-sama galaksi spiral berbatang. Pilih "Spiral" lalu "Spiral berbatang" pada model untuk membandingkannya.
Galaksi elips, lentikular, dan tak beraturan
Galaksi elips berupa kumpulan bintang yang mulus berbentuk bola atau telur, tanpa cakram maupun lengan. Gas dan debunya sedikit, sebagian besar bintangnya sudah tua, dan hanya sedikit bintang baru yang terbentuk. Halaman Hubble NASA menyebutnya sebagai galaksi terbesar dan paling umum di alam semesta: galaksi elips raksasa dapat membentang sekitar 300 000 tahun cahaya, sedangkan galaksi elips kerdil hanya selebar beberapa ribu tahun cahaya. Para astronom menduga banyak galaksi elips terbentuk dari tumbukan dan penggabungan galaksi spiral, yang mengacak cakram teratur menjadi kumpulan bintang berbentuk bulat.
Galaksi lentikular, berlabel S0, berada di antara keduanya. NASA menjelaskannya sebagai galaksi yang memiliki tonjolan pusat dan cakram seperti spiral tetapi tanpa lengan, serta bintang tua dan pembentukan bintang yang rendah seperti galaksi elips. Galaksi tak beraturan sama sekali tidak memiliki bentuk teratur; menurut NASA, massanya berkisar dari galaksi kerdil sekitar 100 juta massa Matahari hingga galaksi besar sekitar 10 miliar massa Matahari. Galaksi ini sering kaya gas dan dipenuhi bintang muda. Galaksi juga dapat dikelompokkan menurut aktivitasnya: NASA menyatakan sekitar 10% galaksi yang diketahui bersifat aktif, dengan pusat lebih dari 100 kali seterang seluruh bintangnya jika digabungkan, ditenagai materi yang jatuh menuju lubang hitam pusat. Yang paling terang disebut kuasar.
Usia dan bentuk saling berkaitan. NASA mencatat bahwa sebagian besar galaksi berusia antara 10 miliar dan 13.6 miliar tahun, sebagian hampir setua alam semesta itu sendiri, yang terbentuk sekitar 13.8 miliar tahun lalu. Para astronom menduga galaksi tumbuh melalui tumbukan dan penggabungan, sehingga ragam bentuknya berubah sepanjang waktu kosmis. Halaman Hubble NASA menjelaskan bahwa galaksi tak beraturan yang bertumbukan dan bergabung selama miliaran tahun mengembangkan struktur menjadi galaksi spiral dan elips yang kita lihat sekarang. Melihat jauh berarti melihat masa lalu, dan citra medan dalam Hubble memang menunjukkan jauh lebih banyak galaksi kecil yang bentuknya tidak teratur di alam semesta awal daripada di sekitar kita.
| Jenis | Bentuk | Bintang dan gas | Contoh |
|---|---|---|---|
| Spiral, spiral berbatang | Cakram pipih, lengan, tonjolan pusat | Bintang muda di lengan, gas dan debu | Bima Sakti, Andromeda |
| Elips | Bola atau telur | Bintang tua, sedikit gas | Galaksi elips raksasa dalam gugus galaksi |
| Lentikular (S0) | Cakram dan tonjolan pusat, tanpa lengan | Bintang tua, sedikit gas | |
| Tak beraturan | Tidak ada bentuk yang jelas | Sering kaya gas, bintang muda | Awan Magellan Besar |
| Galaksi spiral | Cakram pipih dengan lengan bintang muda mengelilingi tonjolan pusat |
| Galaksi elips | Bola mulus berisi bintang tua, sedikit gas |
| Lentikular (S0) | Cakram dan tonjolan pusat tetapi tanpa lengan |
| Galaksi tak beraturan | Bentuk tidak teratur, sering kaya gas |
| Proporsi galaksi spiral berbatang (NASA) | Sekitar dua pertiga |
- Sebuah galaksi berupa kumpulan bulat dan mulus berisi bintang tua kemerahan dengan sedikit gas. Apa jenisnya?
- Elips
- Spiral
- Tak beraturan
- Spiral berbatang
- Mengapa lengan galaksi spiral tampak biru?
- Bintang panas, muda, dan berumur pendek terbentuk di sana
- Lengannya terbuat dari air
- Cahaya biru hanya dipantulkan oleh debu
- Lengannya lebih tua daripada tonjolan pusat
- Apa yang tidak dimiliki galaksi lentikular?
- Lengan spiral
- Cakram
- Tonjolan pusat
- Bintang
- Menurut para astronom, bagaimana banyak galaksi elips terbentuk?
- Dari tumbukan dan penggabungan galaksi spiral
- Dari satu bintang yang meledak
- Dengan menyusut sendiri dari galaksi tak beraturan
- Galaksi itu selalu ada tanpa berubah
- Dari 300 galaksi spiral, kira-kira berapa yang berbatang jika proporsinya dua pertiga?
- Galaksi elips raksasa lebarnya sekitar 300 000 tahun cahaya. Berapa kali lebar Bima Sakti yang 100 000 tahun cahaya?
- Dalam skema Hubble, apa yang membedakan dua cabang galaksi spiral?
- Ada atau tidaknya batang pusat
- Dekat atau jauhnya galaksi
- Hanya warna tonjolan pusat
- Jumlah lubang hitam
- NASA menyatakan sekitar 10% galaksi yang diketahui bersifat aktif. Dari 5000 galaksi, kira-kira berapa yang aktif?
- Apa sumber energi pusat terang galaksi aktif?
- Materi yang jatuh menuju lubang hitam supermasif
- Satu bintang raksasa
- Cahaya pantulan dari galaksi tetangga
- Pembangkit listrik tenaga nuklir
- Jenis utama: spiral (dengan atau tanpa batang), elips, lentikular, tak beraturan.
- Spiral: cakram, lengan bintang muda biru, tonjolan pusat yang lebih tua.
- Elips: bintang tua, sedikit gas; sering merupakan hasil penggabungan.
- Sekitar dua pertiga galaksi spiral berbatang, termasuk Bima Sakti dan Andromeda.
- Sekitar 10% galaksi bersifat aktif; kuasar adalah yang paling terang.
Sumber kursus ini (17)
- NASA Galaxies (science.nasa.gov/universe/galaxies)
- NASA Galaxy types (science.nasa.gov/universe/galaxies/types)
- NASA Hubble's Galaxies (science.nasa.gov/mission/hubble/science/universe-uncovered/hubble-galaxies)
- ESA/Hubble tuning fork (esahubble.org/images/heic9902o)
- NASA Sun facts (science.nasa.gov/sun/facts)
- NASA Stars (science.nasa.gov/universe/stars)
- NASA/JPL Milky Way spiral arms (science.nasa.gov/resource/the-milky-way-galaxy)
- JPL Large Magellanic Cloud (jpl.nasa.gov/images/pia07137-whats-old-is-new-in-the-large-magellanic-cloud)
- NASA APOD Magellanic Clouds and Leavitt, NASA Hubble V1 asset (science.nasa.gov/asset/hubble/cepheid-variable-star-v1-in-andromeda-galaxy)
- NASA Edwin Hubble (science.nasa.gov/people/edwin-hubble)
- NASA Hubble 100 years (science.nasa.gov/missions/hubble/nasa-celebrates-edwin-hubbles-discovery-of-a-new-universe)
- NASA and ESA Andromeda collision 2025 (science.nasa.gov/missions/hubble/apocalypse-when-hubble-casts-doubt-on-certainty-of-galactic-collision, esahubble.org/news/heic2508)
- JPL Event Horizon Telescope Sagittarius A* (jpl.nasa.gov/edu/resources/teachable-moment/telescopes-get-extraordinary-view-of-milky-ways-black-hole)
- NASA Hubble Deep Fields (science.nasa.gov/mission/hubble/science/universe-uncovered/hubble-deep-fields)
- NASA 2016 galaxy census (science.nasa.gov/missions/hubble/hubble-reveals-observable-universe-contains-10-times-more-galaxies-than-previously-thought)
- NASA New Horizons cosmic background with correction (science.nasa.gov/missions/hubble/new-horizons-spacecraft-answers-question-how-dark-is-space)
- CERN Courier Hubble tension (cerncourier.com/a/the-hubble-tension).
Diperiksa: 2026-10-17